Apa Itu Materi Genetik

Apa Itu Materi Genetik – Menjelaskan konsep gen, DNA, RNA dan kromosom Mempresentasikan hasil penelitiannya di depan kelas dan mengunggahnya ke website pembelajaran terpadu genetika Memiliki motivasi untuk belajar tinggi Memiliki pola pikir ilmiah BAHAN GENETIK.

Shine-Dalgarno box (AGGAGG) Pribnow box (TATAAT) -35 site (TTGACA) 5′ 3′ ORF Terminator Gambar 1.1 Struktur gen prokariotik Sumber: Promotor region TATA box CAAT box (pada mamalia) GC box (GGGCGGGGG) Coding by codon Polyade symbol AATAA Exon 1 Exon 2 Exon 3 Exon 4 Intron 1 Intron 2 Intron 3 5′ 3′ Gambar 1.2 Struktur Gen Eukariotik Sumber: BAHAN GENETIK

Apa Itu Materi Genetik

DNA Gula pentosa Struktur kimia Gugus fosfat Purin: adenin, guanin Basa nitrogen Pirimidin: sitosin dan timin BAHAN GENETIK

Rangkuman Substansi Genetika Biologi Kelas 12

RNA kimiawi terdiri dari gula pentosa (D-ribosa), molekul gugus fosfat dan basa nitrogen yang mencakup purin (adenin dan guanin), dan pirimidin (sitosin dan urasil). RNA non-genetik. RNA GENETIK RNA Dapat beruntai tunggal dan juga dapat menghasilkan virus tanaman beruntai ganda (mis. dll.). BAHAN GENETIK

9 mRNA NON-GENETIK RNA ditranskripsi dari DNA melalui proses yang disebut transkripsi. Ini membawa informasi yang menggambarkan urutan asam amino protein dari DNA ke ribosom. tRNA, tertanam dalam DNA dan berada di sitoplasma. Ini bertindak sebagai molekul adaptor dalam sintesis protein, mengubah kodon mRNA menjadi asam amino. RNAr, ditranskripsi dari DNA dan ditempatkan pada ribosom. Ini memiliki fungsi perbaikan dan aktivasi (ribozim) di ribosom. BAHAN GENETIK

Tipe autosom sel eukariotik Bentuk kromosom metasentrik Metasentrik sub metasentrik akrosentrik telosentris Haploid, diploid, triploid, dll. Kromosom sel prokariotik : Misalnya pada bakteri (E.coli)  DNA sirkuler kromosom virus  DNA beruntai tunggal. RNA beruntai, RNA beruntai ganda. BAHAN GENETIK

Agar situs web ini berfungsi, kami merekam data pengguna dan membagikannya dengan pemroses. Untuk menggunakan situs web ini, Anda harus menyetujui kebijakan privasi kami, termasuk kebijakan cookie kami. Materi genetik berperan penting dalam pewarisan sifat dan karakteristik pada manusia. Ciri fisik seperti warna kulit; bentuk rambut, hidung, telinga; lama, atau jenis penyakit yang dideritanya tidak sebanding dengan apa yang telah ada pada tubuh manusia. Semua sifat dan karakteristik setiap orang diwariskan dari orang tua melalui gen.

Materi Genetika Bakteri

Sang ayah akan mewariskan materi genetiknya melalui sel sperma, sedangkan sang ibu akan mewariskan materi genetiknya melalui sel telur. Melalui perkawinan, materi genetik dari ayah dan ibu digabungkan.

Molekul yang berperan sebagai gen adalah asam nukleat, yaitu DNA (asam deoksiribonukleat) dan RNA (asam ribonukleat). Permainan DNA dalam gen, yaitu bagian dari instruksi/petunjuk yang mempengaruhi tingkah laku atau menentukan tingkah laku makhluk hidup apapun.

DNA adalah bahan kimia yang mengontrol semua fungsi sel, termasuk fungsi organisme. Jadi semua informasi genetik yang menentukan ciri/karakteristik makhluk hidup juga tersimpan di dalam DNA.

DNA sendiri merupakan untaian yang sangat panjang, yang berada di dalam sel. Untuk berkumpul di dalam sel kecil, untaian panjang DNA membungkus protein yang disebut protein histon.

Materi Genetik Yang Membawa Informasi Spesifik Untuk Organisme Terkondensasi Dalam Molekul Kromosom Ilustrasi Stok

DNA melilit protein histon untuk membentuk untaian kromatin. Ketika sel membelah, kromatin bergabung membentuk kromosom. Inilah mengapa kita bisa melihat bentuk kromosom ketika sebuah sel akan membelah.

Frances Crick dan James Watson pada tahun 1953 mengemukakan teori bahwa DNA memiliki struktur yang mirip dengan dua helai yang membentuk heliks atau ulir. Teori ini muncul dari penelitian yang dilakukan oleh Maurice Wilkins dan Rosalind Franklin pada tahun 1950-1953, yang menggunakan metode kristalografi sinar-X (difraksi) untuk mempelajari struktur DNA.

Struktur heliks DNA terjadi karena adanya beberapa jenis ikatan kimia. Antar untai DNA disatukan oleh ikatan hidrogen, basa nitrogen dan gula disatukan oleh ikatan glikosidik, sedangkan antar nukleotida disatukan oleh ikatan fosfodiester.

Baik DNA dan RNA terdiri dari subunit nukleotida. Setiap nukleotida juga mengandung gugus fosfat, gula, dan basa nitrogen. Jika gula dalam DNA adalah gula deoksiribosa, maka gula dalam RNA adalah gula ribosa.

Bahan Pewarisan Sifat Materi Genetik.

Nukleotida ini selanjutnya dapat dipecah menjadi struktur yang lebih kecil yang disebut nukleosida. Unit nukleosida terdiri dari gula dan basa nitrogen, tanpa gugus fosfat seperti pada nukleotida.

Ada empat basa nitrogen yang membentuk DNA dan masing-masing memiliki identitasnya sendiri. Keempat ikatan tersebut adalah adenin (A) yang berikatan dengan timin (T) dan guanin (G) yang berikatan dengan sitosin (C). Adenin dan guanin dipasangkan di bawah basa purin, sedangkan timin dan sitosin dipasangkan di bawah basa pirimidin.

RNA juga beruntai tunggal, sehingga struktur RNA tidak membentuk heliks ganda seperti DNA.3 Kromosom Bagian utama sel terdiri dari nukleus dan sitoplasma. Di dalamnya terdapat untaian tipis yang disebut kromatin. Ketika sel siap membelah, filamen halus berdiri dan membentuk kromosom. Kromosom adalah struktur padat yang terdiri dari dua molekul yang disebut protein dan DNA. Struktur kromosom yang padat hanya dapat dilihat dengan jelas pada tahap metafase selama pembelahan sel.

(gudang informasi genetik) harus diwariskan ke anak Kromatid menempel satu sama lain di sentromer (kromatid = kromonema) Kromosom: tebal di dalam kromonema.

Lkpd 01a Pewarisan Sifat Materi Genetik Worksheet

5 Pengemasan DNA Selama interfase, untaian kromatin cenderung memanjang di dalam nukleus Saat sel bersiap untuk mitosis, kromatin menggulung dan sejajar membentuk kromosom tebal dan pendek yang dapat dilihat dengan mikroskop cahaya Kromosom Eukariotik memiliki satu garis dua kali. – DNA itu kompleks. helix, yang pada manusia biasanya memiliki 2 X 108 pasangan nukleotida. Jika direntangkan, molekul DNA ini bisa sepanjang enam sentimeter, ribuan kali lebih panjang dari diameter dalamnya. DNA dikemas sedemikian rupa sehingga dapat disimpan di dalam hati

Susunan molekul DNA dan protein dalam kromosom bahkan lebih kompleks. Susunan DNA dalam kromosom terjadi pada fase profase, singkatnya susunan tersebut dapat digambarkan sebagai berikut: Untaian DNA dibungkus oleh sekelompok protein, yaitu histon, dalam suatu struktur yang disebut unit nukleosom. Unit nukleosom dikemas rapat bersama untuk membentuk filamen yang lebih padat yang berputar menjadi lipatan solenoida. Solenoida padat dikemas dalam filamen kromatin. Untaian kromatin bersatu untuk membentuk lengan kromatid. Kedua lengan kromatid disebut kromosom.

Histon adalah protein struktural utama kromosom. Molekul DNA membungkus ganda oktamer histon untuk membentuk nukleosom. Enam nukleosom dirangkai menjadi solenoida yang berasosiasi dengan histon H1. Solenoid kemudian digabungkan untuk membentuk perancah, yang dipasang kembali untuk membentuk matriks kromosom.

Mereka melekat satu sama lain di sentromer. Istilah lain untuk kromatid adalah kromonema (jamak; kromonema) yang merupakan strip tipis yang muncul selama profase (dan terkadang interfase).

A. Materi Genetik Apa Yang Ditunjukkan Oleh Gambar 1 Dan 2?b.sebutkan 3 Komponen Penyusun Materi Genetik

20 Kromomer Struktur seperti manik-manik yang merupakan kumpulan bahan kromatin kadang-kadang terlihat selama interfase. Kromomer paling baik terlihat pada kromosom polytene (kromosom yang DNA-nya telah direplikasi berkali-kali tanpa pembelahan dan diletakkan berdampingan sehingga kromosom memiliki bentuk kawat).

21 Sentromer Lekukan di sekitar pusat kromosom. Sentromer berisi kinetokor. Kinetokor adalah bagian dari kromosom yang merupakan titik perlekatan serat gelendong selama pembelahan inti dan merupakan titik perlekatan lengan kromosom.

22 Telomer Istilah ini mengacu pada titik akhir dalam kromosom. Ini membantu menjaga stabilitas ujung kromosom sehingga DNA di wilayah itu tidak terlepas dan mencegah ujung kromosom menempel pada ujung kromosom lain.

Metasentrik – sentromer di tengah kromosom Submetasentrik – sentromer membagi kromosom menjadi 1/3 dan 2/3 Akrosentrik – sentromer di dekat ujung kromosom Telosentrik – sentromer di ujung kromosom.

Makalah Materi Genetik

Misalnya pada manusia terdapat 46 kromosom pada setiap sel somatik/sel tubuh; kuda 64 buah; kucing 32 buah; memiliki 2 set kromosom (2n) Jumlah kromosom pada sel gamet adalah setengah dari jumlah kromosom pada tubuh; memiliki satu set kromosom (n) Karena berasal dari pembuahan (penyatuan gamet jantan dan betina), maka kromosom pada sel somatik selalu berpasangan → berupa pasangan kromosom homolog Kromosom homolog: kromosom yang memiliki bentuk, ukuran, bentuk yang sama atau serupa

Kromosom tubuh (AUTOSOME); tidak mendefinisikan jenis kelamin → kepemilikan antara ♂ dan ♀ dari kromosom laki-laki yang sama (GONOSOM); menentukan jenis kelamin → kepemilikan antara ♂ dan ♀ tidak sama Pada sel manusia terdapat 46 kromosom yang menyusun 44 autosom dan 2 gonosom. Sperma 22 A + X atau 22 A + Y Badan sel ♀ 44 A + XX atau 22 AA + XX; 22 A + X telur

Terdiri dari dua rantai polinukleotida yang tersusun seperti gen yang bengkok (Double Hicks) Setiap nukleotida mengandung: Gula pentosa (gula deoksiribosa) Basa nitrogen: pirimidin (sitosin dan timin) nukleosida purin (guanin dan adenin) fosfat.

39 Double Helix Pada setiap DNA, jumlah Adenine (A) selalu sama dengan Thymine (T); Jumlah Guanin (G) selalu sama dengan Sitosin (C/S) (Aturan Chargaff) A selalu terhubung dengan T hingga 2 ikatan hidrogen G selalu terhubung dengan C hingga 3 ikatan hidrogen Dua rantai polinukleotida DNA membentuk heliks ganda menyelaraskan antiparalel 5′ – ATTGTCACCGAG – 3′ 3 ‘ – TAACCAGTGGCTC

Rpp Materi Genetik