Apa itu Telemarketing, Apa Masalahnya dan Mengapa Anda Harus Menggunakannya dalam Proses Penjualan Anda

Apa itu Telemarketing – Telemarketing adalah teknik pemasaran di mana pemasar menelpon pelanggan potensial untuk membeli produk atau layanan. Telemarketing dianggap sebagai salah satu teknik pemasaran yang paling efektif untuk menjangkau lebih banyak orang.

Telemarketer adalah orang yang melakukan pemasaran keluar melalui telepon. Telemarketing dapat dilakukan dengan berbagai cara, termasuk pesan suara langsung atau direkam, SMS, email, faks, dan media sosial.

Penting untuk diketahui bahwa ada dua jenis telemarketing: inbound dan outbound.

Pemasaran inbound adalah ketika pelanggan menghubungi perusahaan secara langsung untuk menanyakan produk yang dijual.

Sedangkan pemasaran outbound adalah ketika perusahaan menghubungi calon pelanggan atas nama bisnis mereka.

Kelebihan pemasaran telemarketing

Telemarketing sering digunakan untuk menghubungi orang-orang yang tidak berada di sekitar, seperti pelanggan potensial.

Kelebihan telemarketing antara lain:

  1. Jangkau pelanggan tanpa mereka harus datang langsung ke toko Anda
  2. Pesan Anda tersampaikan secara satu-satu
  3. Bangun hubungan baik dengan pelanggan dengan cepat dan mudah

Kekurangan pemasaran telemarketing

Telemarketing melibatkan panggilan telpon yang bisa sangat memakan waktu dan membutuhkan biaya extra dalam kampanye pemasaran produk.

Jadi perusahaan harus mengalokasikan biaya untuk mendukung strategi pemasaran dengan telemarketing.

TugasĀ  Telemarketing dan Tanggung Jawab

Telemarketing adalah proses pemasaran barang atau jasa melalui telepon. Tugas dan tanggung jawab telemarketing meliputi:

  1. Menelepon calon pelanggan
  2. Menyiapkan janji
  3. Menindaklanjuti dengan pelanggan
  4. Membuat database pelanggan
  5. Membuat laporan kinerja

Keahlian untuk Posisi Telemarketing

Industri telemarketing adalah sektor pekerjaan yang berkembang dan diperkirakan akan mengalami peningkatan jumlah pekerjaan pada tahun 2026.

Pekerjaan pemasaran jarak jauh dapat ditemukan di semua tingkat industri, mulai dari posisi tingkat awal hingga posisi manajemen senior.

Keterampilan yang berbeda diperlukan untuk berbagai jenis posisi, tetapi ada beberapa keterampilan yang umum di semua tingkatan.

Penting bagi telemarketer untuk memiliki keterampilan komunikasi dan layanan pelanggan yang baik, serta keterampilan organisasi yang baik.

Kemampuan mendengarkan dan berbicara yang baik juga penting, serta kemampuan untuk menjual dan persuasi.

Keuntungan Berkarir di Bidang Telemarketing

Telemarketing adalah proses menghubungi pelanggan potensial melalui telepon, biasanya untuk meminta penjualan atau sumbangan. Ini adalah bagian penting dari strategi pemasaran banyak perusahaan dan cara yang baik untuk membangun basis pelanggan.

Telemarketing menawarkan banyak keuntungan dibandingkan bentuk pemasaran lainnya. Ini adalah salah satu cara paling hemat biaya untuk menjangkau klien potensial, dan memiliki biaya per prospek terendah.

Telemarketing juga memberikan prospek kualitas yang lebih baik daripada bentuk pemasaran lainnya karena memungkinkan interaksi pribadi dengan pelanggan.

Perwakilan penjualan dapat mengajukan pertanyaan tentang kebutuhan dan keinginan mereka dan dapat menawarkan produk yang sesuai dengan kebutuhan spesifik mereka.

1. Mendapatkan keahlian dan pengetahuan menjual produk dan jasa

Di era pemasaran digital, penting untuk memahami kebutuhan dan keinginan audiens Anda. Ini dapat dilakukan melalui riset pasar, tetapi juga dengan memiliki pemahaman yang tajam tentang produk atau layanan yang Anda jual.

Jika Anda ingin menjual produk atau layanan di pasar yang kompetitif, Anda harus menonjol dari pesaing Anda. Cara terbaik untuk melakukannya adalah dengan berbicara tentang produk atau layanan Anda dengan cara yang menarik.

2. Meningkatkan kemampuan komunikasi yang baik

Keterampilan komunikasi penting untuk kehidupan pribadi dan profesional. Mereka adalah kunci sukses dalam lingkungan apa pun. Tidak ada cara yang lebih baik untuk meningkatkan keterampilan komunikasi Anda selain dengan mempraktikkannya setiap hari.

Ada banyak cara untuk meningkatkan keterampilan komunikasi Anda. Beberapa di antaranya termasuk membaca buku tentang topik tersebut, menonton video, mengikuti kursus, dan bergabung dengan kelompok atau klub diskusi. Cara termudah adalah berlatih dengan orang-orang yang berkomunikasi dengan Anda secara teratur. Bisa jadi teman, anggota keluarga, atau rekan kerja.

Yang paling penting adalah Anda tidak perlu takut membuat kesalahan saat melatih keterampilan komunikasi Anda karena itu akan membantu Anda menjadi lebih nyaman dengan mereka dan membuat Anda lebih mudah untuk belajar dari kesalahan itu agar tidak mengulanginya lagi di masa depan.

3. Terbiasa dengan Target Penjualan

Sebagai seorang telemarketer tentu ada target penjualan yang harus dipenuhi. Target penjualan adalah ukuran bagaimana kinerja seorang telemarketer diukur.

Hasil pencapaian bisa berbeda setiap orang. Tetapi tidak ada yang tidak mungkin jika kemampuan terus dilatih dan belajar dari berbagai sumber referensi yang baik.

4. Mendapatkan Komisi Penjualan

Jika sudha mencapai atau melebihi target yang ditetapkan, tentu saja perusahaan akan memberikan reward. Benefit seperti reward tersebut bisa berupa komisi penjualan, penilaian kinerja tahunan, bonus tahunan dan lainnya.

Setiap perusahaan berbeda-beda dalam menetapkan reward komisi kepada para sales. Di beberapa perusahaan besar ada juga yang menerapkan rewards berupa paket liburan ke luar negri.

Strategi Telemarketing yang Sukses

Telemarketing adalah salah satu cara terbaik dan menguntungkan untuk mempromosikan produk/jasa. Tapi itu membutuhkan banyak kerja keras. Itulah mengapa penting untuk tetap tenang dan mengikuti beberapa panduan sederhana berikut ini.

1. Mengidentifikasi calon pelanggan

Langkah pertama dalam strategi telemarketing yang sukses adalah mengidentifikasi audiens target dan kebutuhan mereka.

Cara Ini akan membantu Anda memahami cara mendekati mereka dan jenis produk atau layanan apa yang mereka cari.

2. Mengetahui tentang produk yang dijual (Product Knowledge)

Langkah selanjutnya adalah memahami dengan jelas detail produk yang dijual. Dengan pengetahuan yang baik akan membantu calon pelanggan lebih memahami apa yang ditawarkan perusahaan Anda dan bagaimana mereka mendapat informasi detil produk.

3. Berbicara dengan sopan dan ramah

And mungkin pernah mendengar tentang istilah “kesan pertama”. Ya..kesan pertama yang baik adalah salah satu kunci sukses berjualan.

Bagaimana jika pada kesan pertama calon mendapatkan kesan buruk? Nah, cara terbaik adalah dengan bicara sopan dan ramah dalam menelpon.

Ketahui kondisi calon pelanggan saat ditelpon. Mungkin mereka masih di jalan, sedang meeting atau lainnya. Mintalah kesediaan waktu mereka kapan bisa ditelpon kembali (atur janji) untuk menawarkan produk Anda.

Itulah penjelasan tentang apa itu telemarketing dan bagaimana tips sederhana menjadi telemarketer yang handal. Dengan berbagai kondisi dan situasi, semoga Anda sudah siap menjadi telemarketer.