Mengapa Bangsa Indonesia Dikatakan Sebagai Bangsa Majemuk

Mengapa Bangsa Indonesia Dikatakan Sebagai Bangsa Majemuk – Sumbawa adalah pimpinan Fraksi PKS, TB. Soenmanjaya mengatakan sosialisasi 4 pilar Pankasil Indonesia, NKRI, UUD 1945 dan

Hadi

Mengapa Bangsa Indonesia Dikatakan Sebagai Bangsa Majemuk – Sumbawa adalah pimpinan Fraksi PKS, TB. Soenmanjaya mengatakan sosialisasi 4 pilar Pankasil Indonesia, NKRI, UUD 1945 dan Bhinneka Tunggal Ika merupakan kegiatan penting dan penting. “Kalau tidak memahami Pancasila, negara dan bangsa ini akan runtuh,” katanya kepada ratusan mahasiswa Universitas Teknologi Sumbawa di Nusa Tenggara Barat.

Beliau juga menyampaikan bahwa bangsa Indonesia bertuhan yang Maha Esa dan merupakan bangsa yang berbeda budaya, agama, adat istiadat dan bahasa. Tidak hanya itu, negara ini memiliki wilayah yang sangat luas dengan ribuan pulau yang tersebar.

Mengapa Bangsa Indonesia Dikatakan Sebagai Bangsa Majemuk

Untuk itu, Soenmanjaya berharap agar kota ini menjadi garda depan dan penjaga ideologi serta menjaga persatuan bangsa. Soenmanjaya menegaskan bahwa kita harus memiliki rasa yang sama agar bangsa ini tidak terpecah belah. “Kita perlu memahami bahwa negara kita majemuk,” katanya. Soenmanjaya menekankan pentingnya bangsa ini menyadari bahwa kita adalah bangsa yang majemuk. Kalau tidak paham apa yang disosialisasikan, bangsa ini bisa berantakan.

Kelompok 2 Pancasila Dalam Perspektif Sejarah Perjuangan Bangsa Indonesia

Seminar nasional Pelopor dan Penjaga Ideologi Kampus diadakan di sebuah perguruan tinggi ternama di wilayah Nusa Tenggara Barat bekerja sama dengan Fraksi PKS Indonesia dan Universitas Teknologi Sumbawa. Diselenggarakan pada Selasa 1 September 2015 di Main Hall Universitas Teknologi Sumbawa, Noosa West South East.

Acara juga diisi dengan diskusi dimana Dr. Zulkieflimansya, dokter. Almuzzamil Yusuf (Fraksi PKS RI) dan Dr. Anawati (Universitas Teknologi Sumbawa), Ahmad Jamin, SH, MH. (Institut Kebudayaan dan Ilmu Sosial, Sumbawa).

Dalam pembahasannya, Almuzzamil Yusuf menyoroti perubahan-perubahan utama yang terjadi pasca reformasi 1998, khususnya perbaikan tata kelola penyelenggara publik dan peningkatan kebebasan pers dan keterbukaan pendapat. Pada kesempatan yang sama, Zulkieflimansya mengatakan bahwa kampus merupakan tempat untuk melatih para pemimpin masa depan, sedangkan Presiden RI Joko Widodo mengatakan bahwa Indonesia adalah negara yang besar. Negara ini diberkati sebagai bangsa yang majemuk dengan berbagai suku, agama, budaya dan bahasa daerah. Di tengah keberagaman tersebut, Indonesia dapat hidup rukun dalam suasana toleransi dan persaudaraan.

Presiden Indonesia Joko Widodo mengatakan bahwa Indonesia adalah negara besar. Negara ini diberkati sebagai bangsa yang majemuk dengan berbagai suku, agama, budaya dan bahasa daerah. Di tengah keberagaman tersebut, Indonesia dapat hidup rukun dalam suasana toleransi dan persaudaraan. (foto: raiky/)

Pengaruh Budaya Asing Terhadap Budaya Indonesia Di Kalangan Anak Muda

Jakarta: Presiden Indonesia Joko Widodo mengatakan bahwa Indonesia adalah negara besar. Negara ini diberkati sebagai bangsa yang majemuk dengan berbagai suku, agama, budaya dan bahasa daerah. Di tengah keberagaman tersebut, Indonesia dapat hidup rukun dalam suasana toleransi dan persaudaraan.

Hal itu disampaikan Presiden Joko Widodo dalam Rapat Kerja Nasional (Rakerna) ke-10 Perhimpunan Mahasiswa Katolik Indonesia (PMKRI), Senin, 23 November. Saat itu, Presiden mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk lebih menjaga dan memperkokoh dasar negara.

“Indonesia adalah negara besar, satu negara anugerah Tuhan, lahir sebagai negara multietnis. Kami adalah masyarakat suku yang berbeda agama, budaya dan bahasa daerah. Di tengah keberagaman tersebut, kita dapat hidup rukun dalam keluarga besar Indonesia dalam kondisi toleransi dan persaudaraan,” ujar Kepala Negara.

“Selain itu, di tengah berbagai negara yang mengalami pergolakan berkepanjangan akibat perbedaan identitas, kita bangsa Indonesia patut bersyukur bisa tetap bersatu karena kita berlandaskan Pancasila sebagai dasar negara kita yang toleran dan rukun,” lanjut Presiden.

Fungsi Pancasila Sebagai Dasar Negara Dan Pedoman Masyarakat Indonesia

Dalam Dewan Kerja Nasional ini, Kepala Negara juga mengucapkan terima kasih atas kontribusi PMKRI. Kontribusi yang baik untuk menjaga nilai-nilai persaudaraan, persatuan, bahkan perdamaian. Itu juga mengembangkan bakat orang.

“Saya sangat mengapresiasi keseriusan PMKRI dalam bergerak menuju era digital. Pemanfaatan teknologi digital sudah masuk ke segala lini kehidupan kita. Oleh karena itu, setiap generasi baru setidaknya harus bisa menjadi smart digital user, be a smart user,” ujarnya. dikatakan. Presiden.

“Di zaman sekarang ini, sangat penting untuk dapat menggunakan perangkat digital secara efektif. Perhatikan bahwa alat aplikasi akan terus berkembang. Memanfaatkan peluang digital untuk bisnis. Generasi baru khususnya mahasiswa harus mengembangkan kewirausahaan,” tambah Kepala Negara.

Selain itu, Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali yang hadir secara virtual, mengucapkan selamat dan memuji Rakernas yang diselenggarakan oleh PMKRI. Menpora berharap Majelis Perburuhan Nasional dapat memberikan masukan yang baik dan bermanfaat bagi bangsa dan negara.

Jenis Hutan Dan Ciri Ciri Hutan Di Indonesia (update 2022)

“Selamat atas terselenggaranya Konferensi Perburuhan Nasional dan semoga semangat dan optimisme kita terus berlanjut. Berbagai aktivitas kita harus dihentikan dulu, baru perlahan kita akan mencoba beradaptasi dengan kehidupan normal yang baru,” kata Menpora Indonesia.

Di tengah pandemi Covid-19, generasi muda didorong untuk terus menyebarkan cerita-cerita bagus dan rasa optimisme. Semua komponen masyarakat, termasuk pemuda PMKRI, harus berpartisipasi. “Rakernas merupakan ajang untuk merumuskan program-program ke depan sekaligus mengevaluasi program-program yang telah dilaksanakan,” jelas Menpora Indonesia.

Menpora menambahkan, program prioritas saat ini ditetapkan untuk 2020-2024. Program 5 bagian berfungsi sebagai panduan untuk kegiatan. Di sini, dua dari lima program terkait dengan kaum muda.

“Program prioritas terkait kepemudaan adalah: memberdayakan generasi muda agar kreatif, inovatif, mandiri dan berdaya saing, serta memupuk jiwa kewirausahaan. Kemudian penguatan ideologi Pancasila dan karakter serta budaya bangsa di kalangan generasi muda,” kata Indonesia. Menpora.

Peran Wawasan Nusantara Sebagai Alat Untuk Mencegah Disintegrasi Bangsa

“Kita ingin mendidik anak muda dengan baik. Kita berhadapan dengan bonus demografi yang mendorong anak muda untuk kreatif dan mandiri. Kalau kita tidak kreatif atau inovatif, tentu kita tidak bisa bersaing dengan anak muda bangsa lain. Apalagi kita juga berkontribusi pada tumbuhnya jiwa wirausaha,” ujarnya dirangkum Menpora Indonesia.(jeff)

Masniari Wolf, perenang muda kebanggaan Indonesia, menargetkan bisa berlaga di Olimpiade Paris 2024 dan Los Angeles 2028.

Hadi

Seorang penulis artikel blog yang berbakat dengan kecintaan yang mendalam terhadap dunia tulis-menulis. Dilahirkan dan dibesarkan di kota kecil di Indonesia, Hadi menemukan hasratnya dalam menulis sejak usia muda.

Tags

Related Post

Tinggalkan komentar