Keajaiban dunia di negara irak adalah Taman Gantung Babilonia

Keajaiban dunia di negara irak adalah Taman Gantung Babilonia. Negara Irak adalah negeri yang kaya dengan sejarah dan budaya. Ini juga merupakan rumah bagi banyak keajaiban alam yang patut dikunjungi.

Sejarah Taman Gantung Babilonia

Taman Gantung Babilonia adalah salah satu dari Tujuh Keajaiban Dunia Kuno. Taman-taman itu dibangun di Mesopotamia kuno, dekat Baghdad, Irak saat ini dan diyakini dibangun pada abad ke-3 SM.

Taman Gantung adalah salah satu misteri paling terkenal dalam sejarah. Itu dibangun oleh Raja Nebukadnezar II pada 600 SM, tetapi tidak ada yang tahu di mana itu. Kami tidak tahu lokasinya karena sudah lama hancur akibat gempa dan banjir.

Taman Gantung Babilonia adalah bangunan buatan manusia, dengan serangkaian taman berjenjang yang mengalir turun dari teras di atasnya. Kebun-kebun itu diairi oleh sistem irigasi yang terdiri dari pipa-pipa tanah liat yang mengalirkan air dari Sungai Efrat ke kebun paling atas.

Irak adalah sebuah negara di Timur Tengah dan telah dihuni selama ribuan tahun. Negara ini telah diperintah oleh banyak peradaban yang berbeda, termasuk Kekaisaran Sumeria, Kekaisaran Asyur, Kekaisaran Babilonia, dan Zaman Keemasan Islam.

Irak terdiri dari tiga wilayah berbeda: Gurun Arab di selatan, bulan sabit subur di barat yang mencakup Baghdad dan Mosul, dan wilayah utara Bagdad yang mencakup Tikrit dan Samarra.

Dunia telah penuh keajaiban sejak awal waktu. Umat manusia selalu memiliki kecenderungan untuk mengeksplorasi dan menemukan hal-hal baru. Ada banyak keajaiban di Irak, beberapa yang masih tersembunyi dari mata orang. Keajaiban ini termasuk istana kuno, masjid, dan makam yang dibangun oleh raja dan penguasa yang memerintah Irak dalam periode sejarah yang berbeda.

Banyak keajaiban ini ditemukan pada abad ke-20 ketika para arkeolog melakukan perjalanan ke Irak untuk mempelajari sejarah dan budayanya. Beberapa penemuan lain telah dibuat oleh penduduk setempat yang telah menemukan makam atau kuil saat mereka menggali air atau membangun rumah mereka.

Pada awal 1900-an, banyak dari peninggalan ini ditemukan oleh penduduk setempat yang sedang membangun rumah dan sumur air mereka. Salah satu penemuan penting adalah ketika seorang petani menemukan sebuah istana Asyur ketika dia sedang menggali sumurnya.

Dia meminta beberapa tetangganya untuk membantunya dan mereka menemukan sebuah istana terkubur yang berusia sekitar 1.600 SM. Telah ada adalah teori bahwa ini bisa menjadi istana Raja Sargon II. Yang jelas dari penemuan tersebut adalah bangunan kuno tersebut tidak hanya sebagai tempat tinggal dan hiburan, tetapi juga digunakan untuk tujuan pertahanan.

Back to top button
error: Content is protected !!