Cara Menghitung Gaji Bersih Di Excel

Pada postingan kali ini dibahas cara menghitung gaji bersih di Excel atau istilah lainnya adalah Take Home Pay. Gaji bersih atau take home pay adalah nilai gaji yang diperoleh dari total pendapatan dikurangi total potongan.

Cara menghitung gaji bersih di Excel

  1. Buat format tabel gaji sesuai komponen yang akan dihitung.
  2. Pisahkan antara komponen pendapatan dengan komponen potongan.
  3. Isi data kepegawaian karyawan yang akan dihitung gaji bersihnya.
  4. Buatlah rumus Excel untuk menghitung otomatis komponen pendapatan dan komponen potongan.
  5. Jumlahkan seluruh komponen pendapatan di kolom total pendapatan dan potongan di kolom total potongan.
  6. Hitung gaji bersih dengan rumus total pendapatan dikurang total potongan.

Cara membuat tabel gaji di Excel

Format tabel gaji, bisa anda buat sesuai keinginan anda. Dengan kata lain, buatlah semudah mungkin untuk mengerjakannya.  Tetapi tidak asal-asalan karena tabel gaji ini  dibuat sebagai laporan perhitungan gaji yang perlu Anda rekapitulasi setiap bulannya.

Ada juga yang menamakan format tabel gaji dengan istilah salary tabulation atau salary calculation. Untuk memudahkan pemahaman anda, berikut ini saya berikan ilustrasinya dalam format excel.

1. Pisahkan komponen pendapatan dengan komponen potongan

Contoh format tabel gaji di excel, sebagai berikut:

Contoh Format Tabel Gaji

Pada contoh format tabel gaji excel, dibuat pemisahan antara komponen pendapatan dan komponen potongan. Format ini berguna untuk memudahkan anda memasukkan rumus di kolom gaji bersih.

Gaji Bersih = Total Pendapatan – Total Potongan

2. Isikan data kepegawaian karyawan

Pada tabel di atas, selain untuk menghitung gaji saya juga mengisi data karyawan seperti nomor karyawan,  nomor NPWP,  jabatan,  Departemen atau bagian dan PTKP.

Untuk apa data tersebut saya isi pada tabel gaji?  Alasannya adalah untuk membuat slip gaji yang nantinya dihubungkan secara otomatis dengan tabel  gaji  ini. Untuk membuat slip akan saya bahas di postingan cara membuat slip gaji di Excel.

3. Buat rumus Excel untuk pendapatan dan potongan

Gunakan rumus Excel dengan fungsi if pada  beberapa kolom seperti  jht, JKK,  JKM,  jaminan pensiun  dan BPJS Kesehatan.

Fungsi if adalah fungsi logika yang saya gunakan untuk menghitung otomatis  atas komponen dengan tarif tertentu.

Menggunakan fungsi dalam perhitungan sangat membantu anda menghindari kesalahan Jika data yang dihitung jumlahnya banyak.

Fungsi if pada contoh tabel gaji di atas adalah sebagai berikut:

Kolom BPJS pensiun -C:  =IF($J3>8754600;2%*8754600;2%*$J3)

Kolom BPJS Kesehatan -C: =IF($J3>12000000;4%*12000000;4%*$J3)

Kolom BPJS pensiun -E: =IF($J3>8754600;1%*8754600;1%*$J3)

Kolom BPJS Kesehatan -E: =IF($J3>12000000;1%*12000000;1%*$J3)

“C” maksudnya di tanggung company atau perusahaan
“E” maksudnya di tanggung employee atau karyawan

4. Hitung total pendapatan dan total potongan

Setelah anda pisahkan antara komponen pendapatan dan potongan, sekarang anda lebih mudah menjumlahkannya dengan menggunakan “AutoSum”.

Silahkan sort cells dari Gaji Pokok sampai dengan kolom sebelum total pendapatan. Pada contoh tabel di sort sampai dengan BPJS Kesehatan-C.

Lakukan hal yang sama pada kolom total potongan. Silahkan anda jumlahlah seluruh komponen potongan.

5. Hitung Gaji Bersih

Langkah terakhir dari cara hitung gaji bersih adalah kurangkan antara total pendapatan dengan total potongan pada kolom gaji bersih. Rumus excel contoh tabel gaji diatas adalah ” =$U3-$AJ3 “.

Banyak  manfaat yang bisa anda dapatkan dengan menggunakan tabel gaji di Excel. Silakan anda pelajari agar dapat memudahkan dalam melakukan perhitungan gaji.

Back to top button
error: Content is protected !!