Cara Hitung Gaji Karyawan dengan Tepat

Cara hitung gaji karyawan – Setiap pekerja berhak menerima upah dari pemberi kerja sesuai dengan perjanjian yang disepakati. Lalu,tidak ada salahnya pekerja melakukan kroscek apakah nilai yang dibayar sudah sesuai atau belum.
Melalui postingan ini, saya berbagi cara hitung gaji karyawan dengan tepat. Tentunya dengan perhitungan standart yang umum dilakukan di perusahaan-perusahaan.

Cara Hitung Gaji Karyawan

Cara menghitung gaji karyawan yaitu menghitung jumlah total komponen pendapatan gaji dikurangi total potongan gaji.

Komponen Pendapatan Gaji

Komponen Pendapatan Gaji Terdiri dari:
  1. Gaji Pokok
  2. Tunjangan Transport (jika ada)
  3. Tunjangan Jabatan (jika ada)
  4. Lembur
  5. Insentif atau komisi
  6. Tunjangan pajak pengahasilan (pph 21)
  7. Tunjangan lain-lain

Komponen Potongan Gaji

Komponen potongan gaji terdiri dari:

  1. Potongan Jamsostek (JHT dan Jaminan Pensiun)
  2. Potongan BPJS Kesehatan
  3. Potongan pinjaman
  4. Potongan pajak penghasilan (pph 21)
  5. Potongan absensi
  6. Potongan lain-lain
Sebelum saya jelaskan lebih detail tentang perhitungan gaji ini, ada baiknya anda ketahui dulu sistem pembayaran gaji, karena ada gaji yang dibayar harian dan ada juga gaji yang dibayar bulanan. Saya akan jelaskan masing-masing metode perhitungan gaji baik harian maupun bulanan.
Cara hitung gaji harian tidaklah sulit, karena rata-rata pembayaran gaji harian didasarkan pada istilah ” no work no pay”. Pada umumnya penerima gaji harian adalah buruh dan pembayaran dengan tunai.

Cara Hitung Gaji Harian

Cara hitung gaji harian adalah proses perhitungan gaji yang dilakukan dengan membagi total gaji pokok dengan jumlah hari dalam sebulan.

Tahapan menghitung gaji harian

  1. Cek gaji pekerja dalam sebulan sesuai perjanjian kerja
  2. Cek jumlah hari pada bulan pembayaran gaji
  3. Hitung jumlah total pendapatan sebulan
  4. Hitung jumlah total pemotongan sebulan
  5. Hitung gaji bersih sebulan, kurangkan total pendapatan dengan total potongan
  6. Lakukan pembagian jumlah gaji bersih sebulan dengan jumlah hari dalam sebulan

Contoh Menghitung Gaji Harian

Si Fulan diterima bekerja di PT. ABCD di bulan Agustus 2019 menerima gaji harian berdasarkan UMP DKI Jakarta senilai Rp. 3.940.973,- maka gaji harian dihitung dengan cara nilai UMP dibagi dengan jumlah hari pada bulan pembayaran. Jumlah gaji harian adalah sebesar Rp.127.128,-. Nilai tersebut didapat dari perhitungan Rp. 3.940.973 : 31 hari.

Adapun untuk komponen lain seperti uang makan, shift dan transport (jika ada), mengikuti besaran yang diatur dalam PP (Peraturan Perusahaan).

Tahapan Cara hitung gaji bulanan

  1. Cek dahulu nilai gaji pokok yang tertera dalam perjanjian kerja
  2. Tanggal pembayaran gaji setiap bulan
  3. Cek cutoff absensi gaji bulanan
Setelah anda cek dengan teliti ketiga tahapan tersebut, barulah anda dapat melakukan perhitungan gaji bulanan dengan benar.

Apa itu cut off absensi

Cut off adalah rentang waktu/batasan waktu dalam periode tertentu sebagai dasar perhitungan. Dalam hal untuk pembayaran gaji, Anda harus cek cutof absensi dengan benar, karena tidak semua cut off absensi sama antara perusahaan yang satu dengan lainnya.

Contoh Perhitungan Cut Off

Si Fulan diterima bekerja di PT. ABCD pada tanggal 16 Juli 2019. Tanggal pembayaran gaji adalah 25 Agustus 2019. Diketahui bahwa cut off absensi di perusahaan tersebut adalah 16 -15. Apakah Fulan akan menerima gaji penuh di bulan Agustus 2019?
Fulan akan menrima gaji penuh di bulan Agustus 2019 karena masuk bekerja di awal cut off absensi. Jumlah hari kerja adalah 30 hari. (16 Juli 2019 – 15 Agustus 2019).
Dalam realisasinya, ada karyawan yang masuk di pertengahan bulan. Sehingga perhitungan gajinya menajdi prorata.

Cara Hitung Gaji Prorata

1. Hitung hari kerja dalam sebulan sesuai cut off absensi
2. Lakukan pembagian jumlah hari kerja dengan jumlah hari sebulan
3. Hasil pembagian hari kerja dikali dengan gaji pokok sebulan
Rumus perhitungan gaji prorata adalah jumlah hari kerja : jumlah hari sebulan x Gaji pokok

Contoh Perhitungan Gaji Prorata

Contoh menghitung gaji prorata masuk di pertengahan bulan atau di tengah cut off absensi, sebagai berikut:

Cut off absensi adalah 16 Juli 2019 – 15 Agustus 2019. Si Fulan masuk kerja tanggal 9 Agustus 2019. Gaji pokok sebesar Rp.4.000.000,00.
Jawaban:
Jumlah hari kerja adalah 7 hari. Maka gaji pokok prorata dibayar adalah:
7 hari / 31 hari x Rp.4.000.000,00. = Rp.903.226,00

Contoh menghitung gaji prorata masuk setelah cut off absensi, sebagai berikut:

Cut off absensi : 16 Juli 2019 – 15 Agustus 2019. Si Fulan masuk kerja tanggal 20 Agustus 2019. Gaji pokok sebesar Rp.4.000.000,00.
Jawaban:
Jumlah hari kerja adalah 27 hari (tanggal 20 Agustus 2019 – 15 Agustus 2019). Maka gaji pokok prorata dibayar adalah:
27 hari / 31 hari x Rp.4.000.000,00. = Rp.3.483.871,00
Pembayaran gaji prorata dibayarkan di tanggal 25 September 2019.
Oke, Sekarang mengetahui cara mengitung gaji harian, bulanan dan menghitung secara prorata. Perlu diingat bahwa itu semua hanya untuk menghitung gaji pokok saja.
Jadi, baca sampai selesai karena anda hanya baru mengetahui perhitungan salah satu komponen gaji pokok saja. tahapan selanjutnya adalah mengitung Gross Income ( Gaji Kotor).
Cara menghitung gaji kotor adalah semua pendapatan yang diperoleh oleh karyawan dalam sebulan. Di dalam Gross Income ini terdiri dari Gaji pokok, Lembur, Uang makan, Uang Shift, Uang Transport dan lain sebagainya. Jadi nilai Gaji Kotor adalah semua pendapatan sebelum dikurangi potongan.
Langkah selanjutnya adalah bagaimana Cara hitung gaji bersih? Menghitung gaji bersih dapat anda lakukan setelah menghitung komponen-komponen pengurang penghasilan seperti Potongan Jaminan Hari Tua, Potongan Jaminan Pensiun, Potongan BPJS Kesehatan, Potongan Pinjaman (jika ada), serta potongan lainnya. Istilah lain dalam perusahaan disebut Take Home Pay (THP).

Pertanyaan seputar cara menghitung gaji karyawan

Apakah ada rumus hitung gaji dengan cepat?

Jawab: Anda bisa melakukan hitung gaji dengan cepat menggunakan rumus excel. Sebagai contoh rumus logik untuk menghitung otomatis tarif BPJS, pajak pph 21 dan sebagainya.Excel sudah menyediakan semuanya, tinggal anda mau atau tidak mempelajarinya karena menghitung manual menyita waktu anda.

Saya mencari aplikasi hitung gaji, manakah yang terbaik?

Jawab: Banyak sekali aplikasi untuk perhitungan gaji, dari mulai versi gratis (trial) dan berbayar. Silahkan browsing di Google. Sebelum membeli, sebaiknya anda lakukan trial dulu,cek portfolio mereka dan konsultasikan dengan baik kebutuhan anda.
Mungkin itu saja yang dapat saya informasikan tentang cara hitung gaji karyawan dengan tepat. Berusahalah menghindari kesalahan dalam perhitungan karena gaji adalah hak karyawan yang harus dibayar. Kesalahan sebesar apapun biasanya tidak ditoleransi karena gaji sifatnya sangat sensitif.
Back to top button
error: Content is protected !!