Bantuan Modal Usaha Bagi Pelaku Usaha Selama Pandemi

‍Ingin terima Bantuan Modal Usaha online gratis dari pemerintah? Pelajari dahulu proses pengajuan, langkah registrasi, dan pencairan bantuan di sini.

Kondisi ekonomi yang alami krisis karena pandemi membuat beberapa orang kehilangan pekerjaan. Dari mereka, cukup banyak yang bertekad buka usaha untuk menyambung hidup.

Walaupun diawali bermodal kurang, rupanya banyak pula yang perlahan-lahan sukses penuhi kebutuhan setiap hari melalui membuka usaha.

Buka usaha saat pandemi terdengar perbuatan nekat. Tetapi, karena bantuan UMKM dari pemerintah, Anda bisa melanjutkan tekad itu.

Bagaimana proses pengajuan, langkah registrasi, sampai pencairan bantuan dana usaha itu? Silahkan baca penjelasannya berikut ini.

Pertama, harus dipahami jika bantuan modal dari pemerintahan tahun 2020 dan 2021 mengalami perbedaan jumlah. Pastinya ini harus Anda perhatikan sebelum cari tahu langkah memperoleh tunjangan UMKM.

Dikutip dari situs Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia (KEMENKOP UKM), Teten Masduki sebagai Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah menjelaskan bantuan usaha UMKM 2020 yang diterima pelaku usaha sejumlah Rp2,4 juta.

Keseluruhan budget tahapan awal yang digulirkan pemerintah sebesar Rp22 triliun dan sudah dibagi ke kurang lebih 14 juta pelaku usaha micro.

Bansos produktif ini diperuntukkan untuk pengembangan atau menambahkan modal usaha UMKM .

Maka, harus betul-betul dipakai sebagai modal tambahan kerja, tidak untuk beli barang yang lain tidak berpengaruh pada performa usaha yang dimiliki.

Oleh karenanya, pemerintah percepat persiapan dasar hukum, proses pendistribusian, dan pemantauan kontribusi itu.

Proses validasi dan klarifikasi data juga terus berjalan hingga bantuan dana usaha itu sampai pada tangan yang tepat.

Sesudah program modal usaha gratis dari pemerintah itu jalan pada bulan Agustus 2020, KEMENKOP UKM kembali menggulirkan program Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM) pada Maret 2021.

Hal itu telah dipastikan langsung oleh Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan, Askolani, dalam informasi yang dikutip dari CNBC Indonesia.

Askolani memperjelas jika besaran modal usaha dari pemerintahan pada tahun 2021 sekitaran Rp1,2 juta atau menyusut separuhnya dari kontribusi sama pada tahun 2020.

Sasaran awalnya kontribusi ini diperuntukkan ke 9,8 juta UMKM dan masih bisa semakin bertambah.

Program pemerintahan ini diperuntukkan ke beberapa pemilik usaha mikro, tapi tidak bisa diserahkan kepada semua orang yang beroperasi di sektor UMKM.

Pemerintahan memutuskan kriteria atau persyaratan calon yang menerima tunjangan UMKM online supaya tepat sasaran.

Persyaratan yang menerima modal untuk usaha versi 2020 atau 2021 relatif sama, diantaranya:

  1. Pelaku usaha harus berwarganegara Indonesia.
  2. Memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK).
  3. Memberi lampiran Surat Keterangan Usaha (SKU) bila alamat domisili usaha dan KTP berlainan.
  4. Sedang tidak terima pembiayaan atau kredit perbankan, atau kredit usaha rakyat atau KUR karena bantuan ini cuma untuk pemilik usaha yang tidak dapat terhubung pinjaman apa saja.
  5. Tidak dengan status sebagai anggota TNI/POLRI, aparat sipil negara, karyawan BUMD, atau karyawan BUMN.
  6. Calon peserta hanya mempunyai asset maksimum Rp1 miliar, tidak terhitung bangunan dan tempat usaha (sesuai UU No. 11 Tahun 2020 mengenai Cipta Kerja).
  7. Usaha mikro sudah dinyatakan melalui surat usulan calon yang menerima BPUM.

Khusus point ketujuh, calon yang menerima bantuan usaha UMKM perlu menyimpan referensi dari pengusul BPUM, yakni:

  • Lembaga Kementrian
  • Dinas Koperasi serta Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah tingkat kabupaten/kota dan provinsi
  • Lembaga perbankan, dan perusahaan pembiayaan resmi OJK
  • Koperasi yang berbadan hukum
  • Lembaga penyalur kredit milik pemerintah.

Cara Pengajuan Untuk Bantuan Modal Usaha

Lalu, bagaimana dengan proses pengajuan kontribusi modal kerja gratis ini? Ada dua langkah memperoleh tunjangan UMKM dari pemerintahan.

1. Dinas Koperasi dan UKM setempat

Anda bisa lakukan langkah pertama ini dengan ikuti beberapa langkah ini.

  1. Siapkan dokumen yang sudah ditentukan awalnya.
  2. Hubungi Dinas Koperasi dan UKM setempat sesuai domisili usaha Anda. Di sini, Anda sedang mengajukan atau ajukan diri ke pengusul BPUM (lihat info di atas).
  3. Usulan itu akan diproses oleh Dinas Koperasi dan UMKM propinsi dan ditembuskan ke tingkat kementerian.
  4. Apabila sudah mendaftarkan, dinas berkaitan akan lakukan verifikasi buat memeriksa kesesuaian data dan pastikan info yang dimasukkan sudah benar.
  5. Bila Anda ingin ketahui status calon yang menerima, silahkan periksa status lewat link https://eform.bri.co.id/bpum dengan memasukkan NIK lengkap dan kode verifikasi.
  6. Teruskan dengan ikuti perintah yang diberikan hingga Anda dapat ketahui apakah mendapat bantuan atau mungkin tidak.

2. Melalui OSS

OSS atau Online Single Submission sebagai sistem tentang pembuatan izin usaha yang terpadu secara electronic, diatur dan diadakan oleh Instansi OSS di bawah Kementerian Investasi/BKPM.

OSS berbasiskan resiko layani dua kelompok pelaku usaha, yakni UMK dan Non UMK.

Sebagai pelaku usaha kecil, Anda digolongkan dalam rasio usaha mikro dan kecil (UMK), baik orang perorangan atau badan usaha.

Cara mendaftar UMKM Online Melalui OSS

Prosedur OSS ini akan menolong Anda mengurusi Hal pemberian izin Usaha dan mendapat Nomor Induk Usaha atau NIB. Ikuti langkahnya sebagai berikut:

  1. Membuka situs https://oss.go.id/ dan klik tombol Daftar disebelah atas kanan.
  2. Klik Skala Usaha UMK dan tentukan Tipe Pelaku Usaha UMK, apa Anda UMK Orang Perorangan atau Badan Usaha.
  3. Lalu, melengkapi data seperti yang diminta.
  4. Periksa e-mail yang sudah didaftarkan dan tekan tombol Aktivasi.
    Membuka e-mail Anda untuk ketahui apa username dan sandi yang diberi.
  5. Registrasi sukses, Anda bisa memakai hak akses itu untuk masuk ke Sistem OSS.

Mekanisme Pencairan Bantuan Bantuan Modal Usaha

Pemilikan NIB akan memudahkan registrasi diri sebagai yang menerima bantuan modal usaha di periode pandemi dari pemerintahan.

‍Penerima bantuan usaha produktif yang sudah terdaftar bisa menghubungi kantor cabang BRI paling dekat untuk cairkan dana itu.

Sesudah validasi, modal bantuan usaha akan dikirimkan langsung ke rekening Anda.

Bagaimana bila Anda belum mempunyai rekening? Seharusnya Anda membuat rekening terlebih dulu dan bawa syarat pencairan, seperti foto copy KTP, KK, dan NIB. Bila persyaratan itu tidak bisa dipenuhi, bantuan akan dibatalkan.

Begitu persyaratan dan proses memperoleh tunjangan UMKM gratis dari pemerintah tahun 2021. Perlu digaris bawahi, yang menerima kontribusi ini diutamakan untuk mereka yang tidak pernah mendapat kredit perbankan atau pendanaan dari instansi mana saja.

Tambahan modal Rp1,2 juta pasti memiliki arti untuk menyambung roda ekonomi usaha Anda. Bagaimana, apa Anda telah menimbang pilihan ini untuk menolong pengembangan usaha UMKM?

Back to top button
error: Content is protected !!