Apa yang dimaksud filamen sebutkan ciri-cirinya

Pengertian Filamen dan Ciri-cirinya

Penggunaan proses kimia memungkinkan pengembangan tekstil dan benang yang lebih mudah, serta jenis tekstil baru: sutera tenunan.

Pada tahun 1859, penemu Inggris John Isaac Thrupp menciptakan mesin penggulung sutra pertama yang membantu memproduksi massal serat buatan. Proses tersebut tidak menjadi layak secara ekonomi sampai paten Amerika serupa diajukan oleh David Edward Levis pada tahun 1872. Hal ini memungkinkan sejumlah besar sutra dipintal menjadi benang dan ditenun menjadi kain.

Setelah munculnya produksi sutra skala besar, harga sutra turun drastis. Pada tahun 1799, satu ons sutra mentah berharga lebih dari $10; pada tahun 1833, itu hanya 10 sen.

Pada tahun 1881, seorang wanita di Paterson, New Jersey mulai membuat gaun “sutra” dari kain katun. Karena kapas bisa dicelup warna apa pun, dia bisa mewarnai gaun itu menjadi hitam dan mengenakan biaya lebih untuk itu. Penemuan alat tenun di Cina untuk menghasilkan kain dari sutra dimulai sekitar 200 SM.

Pada pertengahan abad ke-18, mesin pertama, yang disebut alat tenun Jacquard, ditemukan untuk menghasilkan desain pola pada kain. Ini segera digantikan oleh alat tenun mekanis yang dapat menenun pola dan tekstur yang rumit. Ini memungkinkan produksi banyak tekstil dalam berbagai jenis kain, bukan hanya sutra.

Pertengahan abad ke-19 melihat pengenalan alat tenun listrik. Jauh lebih besar dari alat tenun sebelumnya, mesin ini memungkinkan produksi industri yang lebih besar. Ledakan di bidang manufaktur menyebabkan peningkatan kesempatan kerja dan kekayaan di Amerika Serikat, yang kemudian menjadi kekuatan besar baik dalam industri maupun perdagangan.

Laman sebelumnya 1 2 3Laman berikutnya
Back to top button
error: Content is protected !!